Proses docking dan undocking menggunakan airbag slipway merupakan suatu metode perpindahan kapal antara air dan darat dengan airbag sebagai elemen pendukung. Prosesnya melibatkan manuver kapal ke lereng atau tanjakan yang mengarah ke air dan menempatkan kantung udara di bawah lambung untuk mengangkatnya keluar dari air dan ke tempat peluncuran kapal.
Airbag slipway merupakan metode yang lebih ekonomis dan juga ramah lingkungan dibandingkan dock kering tradisional, namun ukuran dan jenis kapal juga harus dipertimbangkan.
Layanan
Perusahaan yang Bekerja Sama dengan Kami












Proses Menyeluruh dan Terjamin
Tahap paling awal adalah scraping atau pembersihan tiram pada permukaan lambung kapal. Lalu, pengecekan ketebalan plat dapat dilakukan dengan menggunakan metode UT (Ultrasonic Testing). Dilanjutkan oleh pemeriksaan dari Class BKI Surveyor. Setelah melewati berbagai pemeriksaan, kami menginformasikan hal-hal apa saja yang perlu perbaikan pada kapal tersebut.
Hot work atau replating di galangan adalah proses perbaikan atau penggantian material pada bagian kapal yang rusak atau aus. Proses ini melibatkan penggunaan mesin pemotong, las, dan bahan-bahan pemanas. Semua pekerjaan hot work atau replating dilakukan dengan hati-hati dan memenuhi standar keselamatan yang ketat untuk mencegah kebakaran atau ledakan.
Quality Control merupakan suatu proses yang dilakukan dalam proses produksi untuk mendapatkan standar mutu yang diinginkan. Proses quality control dimulai dari tahap perancangan gambar, pemilihan bahan material, tahap produksi, hingga pengukuran sesuai standar yang diterapkan. Hal ini dilakukan untuk menjamin konstruksi dan instalasi kapal yang aman saat beroperasi atau berlayar.
Propulsi kapal sangat penting untuk menggerakkan kapal. Saat terjadi kerusakan pada bagian propulsi seperti shaft, propeller, dan kemudi, maka perlu dilakukan perbaikan atau penggantian. Proses perbaikan meliputi bongkar, perbaikan propeller, mengatur keseimbangan propeller, dan memasang kembali seluruh bagian dengan hati-hati dan memenuhi standar keselamatan yang ketat. Proses perbaikan propulsi kapal penting untuk memastikan kapal dapat berlayar dengan aman dan efektif.
Perbaikan Mesin Kapal
Proses perbaikan dan perawatan mesin induk kapal sangat penting untuk memastikan mesin beroperasi dengan baik dan mencegah kerusakan yang lebih serius. Proses ini meliputi pembersihan, penggantian suku cadang yang rusak, pengecekan dan pengaturan tekanan serta suhu mesin, serta penggantian oli dan filter. Selain itu, dilakukan juga pengecekan pada sistem bahan bakar, sistem pendingin, dan sistem pelumasan. Proses perawatan dan perbaikan mesin induk kapal harus dilakukan secara teratur dan memenuhi standar keselamatan yang teliti untuk memastikan keselamatan seluruh awak kapal dan keberhasilan berlayarnya kapal.
Meliputi shore connection, pengujian Megger, perbaikan dan pemeliharaan generator kapal dan lampu. Shore connection penting dalam menghubungkan kapal dengan sumber listrik darat, sedangkan pengujian listrik dilakukan untuk memastikan sistem listrik kapal berfungsi dengan baik.

